Latest Updates
Tampilkan postingan dengan label tips wawancara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips wawancara. Tampilkan semua postingan

Teknik dalam Menghadapi Tes Kerja / Interview Kerja

Teknik dalam Menghadapi Tes Kerja / Interview Kerja - Setelah anda mengirimkan surat lamaran kerja tentu saja anda berharap anda akan dipanggil untuk mengikuti tes kerja atau wawancara kerja. walau ada beberapa perusahaan yang langsung memperkerjakan karyawan nya tanpa tes atau wawancara.

Tidak sedikit orang meraasa kebingungan dalam menghadapi tes kerja atau interview kerja ini. bagi yang sudah pengalaman juga kadang masih gerogi menghadapinya apalagi yang baru pertama kali akan menghadapi tes kerja atau wawancara kerja. Kami info jobs terbaru akan tuliskan beberapa tips jitu dalam menghadapi tes kerja atau interview kerja . selengkapnya sebagai berikut :


PERSIAPAN TES / ITERVIEW

a. Persiapan Fisik
  • Istirahat yang cukup
  • Persiapan pakaian yang akan dikenakan
  • sarapan secukupnya

b. Persiapan Mental
  • Lupakan masalah beban yang ada sementara
  • Jaga kepercayaan diri
  • Ciptakan First Impession yang positif

c. Persiapkan Teknis
  • pelajari lebih dalam bidang ilmu/ posisi yang dituju
  • Kenali kelebihan anda untuk di tonjolkan
  • Persiapkan alat-alat yang harus dibawa

Hal – hal yang perlu diperhatikan saat interview :

1. Body Language

  • Saat memasuki ruangan perhatikan sikap berjalan anda yakni dengan jalan tegap dan gaya yang sigap dengan kedua tangan mengibas dengan bebas
  • Sodorkan tangan ( sambil tersenyum) terlebih dahulu pada saat wawancara
  • Sapalah interviewer dengan sopan dan tersenyum
  • Panggil orang yang menginterview dengan sebutan Ibu/Bapak
  • Jangan duduk sebelum dipersilakan, jika tidak dipersilakan duduk tanyakan apakah anda boleh duduk.
  • Senyuman, Kerutan dahi atau ekspresi wajah yang lain akan membantu mengantarkan pesan anda yang baik
  • Eye contact : lihat mata interviewer jika lelah atau tidak sanggup alihkan pandangan perlahan ke telinga, jika lelah alihkan secara perlahan kedahi baru ke pundak jika lelah.
  • Bicara secara rileks dengan intonasi yang tepat
  • Hindari bahasa yang tidak tepat dan tidak formal apalagi bahasa gaul
  • Hindari topik-topik kontroversial
  • Berkomunikasi 2 arah, anggap pewawancara sebagai teman.

2. Sikap berdiri 

  • Badan tegap tidak bungkuk
  • Sikap siaga, kedua tangan disamping, Pandangan kedepan ( eye Contact)
  • Tidak boleh istirahat ditempat dengan kedua tangan di belakang
  • Tidak ada gerakan tangan tambahan seperti menggaruk

3. Sikap Duduk
  • Badan tetap tegap saat duduk
  • Posisi punggung tidak menyender ke bangku belakang
  • Tangan di bwah jangan diatas meja
  • pandangan kedepan ( eye contact)
  • Kalau membawa tas tidak disimpan di samping kiri
  • Bicaralah secara rileks dengan intonasi sura yang tepat sesuai dengan situasi
  • Hindari penggunaaan bahasa yang tidak tepap
  • Berkomunikasi dua arah

4. Penampilan
Penampialan adalah hal yang paling utama dilihat oleh interviewer, dalam hal itu harus diperhatikan hala-hal seperti:
- pakaian rapi, formal dan nyaman
- Sepatu tertutup, bersih dan di semir
- Datang dengan aroma tubuh yang segar
- Tidak bau mulut ( Pakai mouthwash atau penyegar nafas mint)
- Rapikan kuku, jangan sampai kuku berantakan dan kotor

a. Pakaian untuk Pria
  • Pakailah kemeja lengan panjang dengan warna soft jangan menggunakan warna hitam dan gunakan celana berwarna gelap
  • Pakailah bahan yang nyaman dan warna tidak mencolok
  • cocokan dasi yang dipakai dengan kemeja yang di kenakan
  • gunakan sepatu resmi dengan kaos kaki berwarna gelap

b. Pakaian untuk Wanita
  • Gunakan kemeja dengan warna soft
  • Gunakan Blezer warna gelap ( Kerah menimpa kerah Blejer)
  • Hindari warna Mencolok
  • Pakaialah Make up seperi Bedak, Lipstik, blash on, eye shadow dan eyeliner jangan berlebihan
  • Gunakan sepatu resmi minimal tinggi 5 cm dengan stocking hitam
  • Tatalah rambut dengan gaya cepol

Yang tidak boleh di lakukan pada saat interview ( DON’T)

1. Menyilangkan tangan di dada
2. Memasukan tangan di saku
3. Pengetukan atau meremas jari
4. Memainkan pulpen
5. Mengunyak permen karet
6. Mengguman, Menggaruk kepala
7. Memilin rambut dengan jari
8. Melepas sepat

Yang harus di lakukan saat interview ( DO )
1. Cari informasi tentang perusahaan dan posisi yang dilamar ( Website)
2. Tinjaulah Lokasi wawancara
3. Rencanakan untuk tiba 30 menit sebelum interview
4. Bersiaplah dengan penuh percaya diri
5. Tekankan pada mencapai yang penuh anda lakukan saat interview
6. Matikan HP atau alat komunikasi lainnya
7. Jangan memperliatkan rasa putus asa dengan menunjukan bahwa anda mau bekerja apa saja dan mau melakukan apa saja asal di terima bekerja di perusahaan tersebut
8. jangan terlalu lama berfikir
9. Ucapkan banyak terima kasih sambil berjabat tangan kepada intrviewer atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan

Demikian bahasan kami hari ini tentang : teknik-teknik dalam melamar pekerjaan dengan cocok, semoga bisa bermanfaat untuk anda yang akan pelamar kerja.Jangan lupa baca juga : hal apasaja yang dipersiapkan saat melamar kerja

terima kasih

Tips dan Trick Jitu dalam Menulis Curriculum Vitae (CV)

Tips dan Trick Jitu dalam Menulis Curriculum Vitae (CV) - Dikesempatan kali ini info jobs terbaru akan paparkan untuk anda tentang Tips dan Trick Jitu dalam Menulis Curriculum Vitae (CV). Karena cv merupakan hal yang sangat penting dan berpengaruh dalam anda ditrima atau tidak nya dalam melamar sebuah pekerjaan yang di idam-idamkan selama ini.

Curriculum vitae (CV) atau resume merupakan sebuah ringkasan yang akan mewakili siapa Anda dan amat penting untuk menciptakan kesan pertama yang baik.Jadi, CV harus disusun dan ditulis dengan sempurna.Ketika duduk untuk menulis CV, tempatkan diri Anda sebagai orang yang hendak membaca CV.Jangan menggunakan format yang sama untuk setiap jenis pekerjaan yang Anda lamar. Mengubah sedikit format amat dianjurkan.

Tips dan Trick Jitu dalam Menulis Curriculum Vitae (CV)
Menurut para ahli di bidang sumber daya manusia ada lima konsep dasar dalam menulis CV diantaranya adalah:
1. CV harus mampu memasarkan keterampilan Anda. CV harus menyoroti kualifikasi dan pengalaman Anda.
2. CV tidak boleh berfokus pada masa lalu. CV harus mewakili siapa Anda dan kemampuan Anda saat ini.


3. Penekanan harus diberikan kepada rencana Anda untuk masa depan dan bagaimana mencapai tujuan tersebut.
4. Alih-alih sekedar berisi daftar pekerjaan yang pernah Anda lakukan, CV harus lebih menekankan prestasi apa yang telah Anda capai saat melakukan pekerjaan tersebut.
5. CV harus mencerminkan keterampilan dan kemampuan Anda, bukan hanya tindakan sehari-hari yang biasa di tempat kerja.

Tips dan Trick Jitu dalam Menulis Curriculum Vitae (CV) adalah sebagai berikut :

1.Identitas (Data Pribadi)
Cantumkan identitas anda dengan jelas, seperti : Nama Lengkap, Jenis Kelamin, Tempat dan Tanggal Lahir, Kewarganegaraan, Agama, Status Perkawinan, Tinggi dan Berat Badan, Alamat Lengkap, Telepon & HP, serta e-mail (bila ada).
Khusus untuk e-mail, sebaiknya anda memilikinya. Jika tidak memilikinya, anda dapat membuat alamat email di Gmail, Yahoo, atau Hotmail atau yang lainnya.

2. Pendidikan
Cantumkan pendidikan formal dan pelatihan/kursus yang pernah anda ikuti; lengkap dengan tahun masuk dan tahun lulus, jurusan, jenjang studi, dan nama lembaganya. Urutannya dimulai dari pendidikan formal terlebih dulu, baru kemudian pendidikan non formal (pelatihan, kursus, dsb).

3. Kemampuan
Uraikan secara singkat kemampuan anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Misalkan anda melamar kerja di bidang akuntansi, maka jelaskan secara singkat bahwa anda memahami akuntansi dan administrasi, sistem perpajakan, biasa bekerja menggunakan komputer, dsb-nya. Tentu saja kemampuan-kemampuan yang anda tulis/cantumkan tersebut harus benar-benar anda miliki. Jangan mencantumkan kemampuan yang tidak anda miliki.

4. Pengalaman kerja
Cantumkan deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya, lengkap dengan pangkat, jabatannya, jenis pekerjaan, prestasi (bila ada), tanggung jawab dan wewenang pekerjaan. Serta periode kerja, yaitu bulan dan tahun mulai menempati dan mengakhiri posisi tersebut.
Urutannya dimulai dari pekerjaan (atau jabatan atau posisi) terakhir.

5. Pengalaman Organisasi (bila ada)
Cantumkan pengalaman organisasi yang relevan (sesuai atau berhubungan) dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. Bila tidak ada yang relevan, lewati saja nomor 5 ini.

6. Referensi Kerja (bila ada)
Bila memungkinkan, cantumkan referensi, yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi lamaran kerja untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya).

Penting : Dalam hal pencantuman nama orang yang akan dijadikan referensi, anda harus sangat yakin bahwa orang tersebut benar-benar mengetahui tentang anda serta akan memberikan informasi positif mengenai diri anda. Seandainya anda ragu-ragu bahwa orang tersebut akan memberikan informasi positif tentang anda, maka anda tidak perlu mencantumkan referensi kerja tersebut (lewati saja yang nomor 6 ini).

7. Pengalaman lain yang menunjang (bila ada)
Cantumkan pengalaman lain yang menunjang "promosi anda". Dan sebaiknya yang relevan dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. Jika anda melamar untuk posisi pemrogram komputer, maka pengalaman anda sebagai Ketua RW atau juara bulutangkis, tentunya tidak relevan. Jadi bila tidak ada yang relevan, lewati saja nomor 7 ini.

itulah tadi beberapa Tips dan Trick Jitu dalam Menulis Curriculum Vitae (CV) yang bisa saya berikan utuk anda. semoga bermanfaat, jangan lupa bagikan juga ke teman anda yang membutuhkannya. Baca jaga : tips untuk interview kerja agar lolos seleksi

Tips untuk Interview kerja Agar lolos seleksi

Tips untuk Interview kerja Agar lolos seleksi - Dalam proses seleksi melamar pekerjaan, wawancara sering kali dianggap mudah. Namun dalam sesi wawancara beberapa orang gagal mendapatkan pekerjaan yang didambakannya. Untuk itu sesi wawancara harus dipersiapkan dengan sunguh-sungguh. Kami info jobs terbaru  akan sajikan beberapa cara menghadapi wawancara agar anda lolos seleksi.

Berikut rahasia tips sukses wawancara saat melamar pekerjaan;

1. Berapa gaji yang Anda minta?
Jawab: Sebutkan gaji yang besarnya realistis. Lihat mata pewawancara, sebutkan jumlah, dan berhentilah bicara. Jangan bohong tentang gaji yang Anda terima di kantor sebelumnya, bila Anda sudah bekerja. Bila Anda merasa bahwa gaji Anda di kantor yang sekarang terlalu kecil, berikan penjelasan.
Tips untuk  Interview kerja Agar lolos seleksi

2. Apa kelebihan utama Anda?
Jawab: Pilih potensi Anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang Anda lamar. Hindari respons yang generik seperti pengakuan bahwa Anda pekerja keras. Lebih baik, berikan respons berupa, “Saya selalu diperbudak daftar pekerjaan yang saya buat sendiri. Sebab, saya tidak mau pulang sebelum pekerjaan di kantor beres semua.”

3. Apa kekurangan Anda yang paling jelas?
Jawab: Jangan bilang Anda seorang perfeksionis (menunjukkan bahwa Anda sombong). Lebih baik, jujur saja dan sebutkan kelemahan yang kongkret. Misalnya, Anda lemah menghitung di luar kepala, dan karenanya Anda mengatasinya dengan membawa kalkulator. Tapi, kemudian, susul dengan kelebihan Anda.

4. Di mana Anda melihat diri Anda lima tahun lagi?
Jawab: Gambarkan posisi yang realistis. Kira-kira dua-tiga posisi di atas posisi yang Anda lamar sekarang. Jangan sertakan cita-cita yang tak ada hubungannya dengan lamaran pekerjaan Anda, misalnya, ingin jadi bintang sinetron atau jadi novelis. Sebab, Anda akan tampak tidak fokus.

5. Mengapa Anda ingin meninggalkan kantor yang lama?
Jawab: Jangan sampai mengemukakan hal yang negatif. Kalau kenyataannya begitu, ucapkan dalam kalimat ‘positif’, misalnya bahwa Anda tidak melihat ada ‘ruang’ di mana Anda bisa berkembang. Lalu, jelaskan mengapa Anda menganggap bahwa pekerjaan di kantor baru ini memberi kesempatan yang lebih baik.

6. Adakah contoh kegagalan Anda?
Jawab: Ungkapkan kegagalan yang pernah Anda alami, tapi yang sudah terpenuhi solusinya. Supaya, pewawancara tahu bahwa Anda punya usaha untuk mengatasi masalah

7. Apakah Anda punya pertanyaan?
Jawab: Berikan paling sedikit dua pertanyaan yang terfokus pada kantor baru ini. Misalnya, Anda bertanya apakah kantor ini sudah punya website. Atau, bisa juga Anda mempertanyakan kehadiran CEO yang Anda tahu baru saja diangkat – apakah membuat kinerja perusahaan semakin baik, dan semacamnya. Jangan bertanya tentang kepentingan Anda sendiri, misalnya, apakah karir Anda akan berkembang di sana.

Apa yang menjadikan seseorang selalu sukses untuk menggapai impiannya? Tampil beda dan memiliki keunggulan komperatif mungkin salah satu yang menjadikan Anda selalu berada di dalam posisi terdepan!
Termasuk dalam meraih karier dan mengungguli orang lain dalam mencari pekerjaan yang sesuai. Ada beberapa trik atau strategi yang perlu disiapkan agar Anda sukses dalam melewati tahapan untuk mengejar karier yang diidam-idamkan.

Tips untuk interview kerja agar lolos seleksi sudah saya bahas di atas . Semoga bisa bermanfaat untuk anda. Baca juga info : kiat sukses saaat menghadapi wawancara kerja yang sudah kami update sebelumnya.

Kiat sukses saat menghadapi wawancara kerja

Kiat sukses saat menghadapi wawancara kerja - Sebenarnya tips untuk bisa lulus dalam melamar pekerjaan dapat anda temukan dari pengalaman anda sendiri ataupun dari pengalaman yang berasal dari sahabat atau teman anda yang sudah bekerja dan bisa memiliki karir yang bagus di tempat teman anda bekerja. Anda tidak perlu malu atau merasa sungkan untuk mendapatkan tips tersebut dari orang lain.

Agar dapat menjawab semua pertanyan wawancara kerja, anda harus secara serius menguasai beragam pengetahuan. Entah itu pengetahuan yang berhubungan dengan keterampilan ataupun keilmuan yang anda punya dan dapatkan dari pendidikan formal. Dimana hal tersebut dibuktikan dengan ijazah kelulusan yang tentu saja hasilnya memuaskan serta pengetahuan tentang perusahaan yang sedang anda lamar. info jobs terbaru akan membahas Kiat sukses saat menghadapi wawancara kerja yang dapat anda baca dsini. Selengkapnya :


Kiat sukses saat menghadapi wawancara kerja

Jadilah Kandidat Seperti di Dalam CV

Anda mungkin bisa saja menciptakan sebuah surat lamaran dan Curriculum Vitae yang mengagumkan. Tapi jika Anda tidak mampu membicarakannya saat wawancara, sama saja bohong. Pewawancara mungkin hanya secara singkat membaca surat Anda, selebihnya dia mengharapkan Anda bisa menjelaskan secara detail tentang keahlian serta pencapaian selama ini.





Lamar Pekerjaan Sesuai Kemampuan
Pastikan Anda melamar pekerjaan yang memang sesuai dengan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki. Sebuah survei yang dilakukan oleh CareerXRoads Source of Hire seperti dikutip Us News, masih banyak pelamar yang tidak menyesuaikan kualifikasi mereka dengan pekerjaan yang dilamar.

Saat wawancara, tunjukkan kualifikasi dan alasan Anda cocok untuk posisi tersebut. Beritahu pewawancara detail yang lebih spesifik tentang pengalaman kerja Anda dan jangan hanya mengandalkan surat lamaran.

Sikap Menyenangkan
Anda pasti akan terkejut karena ada beberapa perusahaan yang memilih untuk memperkerjakan seseorang yang menyenangkan, ketimbang yang kompeten. Karena itu sikap ramah dan menyenangkan juga punya peran penting saat Anda melakukan wawancara kerja.

Beri Pemecahan Masalah
Cara memenangkan wawancara kerja lainnya adalah dengan menawarkan pemecahan masalah. Coba saja lakukan riset sebelum jadwal wawancara, temukan masalah yang sedang dihadapi perusahaan, lalu berikan solusi. Meski belum tentu perusahaan akan menerima solusi Anda, pihak pewawancara sudah memberi nilai lebih karena Anda punya inisiatif besar.

Itulah tadi kiat sukses saat menghadapi wawancara kerja. Semoga tips ini bermanfaat untuk anda semua . Jangan lupa infokan juga kekerabat anda tentang info ini. Baca juga info = tips cara jitu menghadapi wawancara kerja / interview kerja yang sudah kami sajikan terlebih dahulu.

Tips Cara jitu Menghadapi Wawancara / interview kerja

Tips Cara jitu Menghadapi Wawancara / interview kerja - Pada kesempatan kali ini info job terbaru akan memberikan sedikit tips mengdahapi wawancara. Agar anda nantinya tidak mengalami kesulitan saat interview kerja. Kebanyaakan orang merasa gerogi saat wawancara.

Pada saat kita sudah memasukkan surat lamaran kerja di sebuah perusahaan, salah satu ada tahapan yang harus dilakukan yaitu memenuhi panggilan interview kerja yang biasanya pada tahapan ini para pelamar banyak yang melakukan kesalahan. Inilah beberapa tips jitu untuk anda agar bisa melewati wawancara dengan aman .
Tips Cara jitu Menghadapi Wawancara / interview kerja

Survei Lokasi Wawancara Kerja

Sempatkan diri anda untuk survei atau mengecek lokasi interview. Hal ini dilakukan agar keesokan harinya anda tidak sibuk atau kebingunagn mencari lokasi wawancara kerja. Namun hal ini tidak perlu dilakukan jika anda telah mengetahui lokasi wawancara kerja.



Datanglah Lebih Awal

Datanglah 10 menit atau lebih awal dari jadwal wawancara yang telah ditentukan. Hal ini dilakukan agar anda dapat lebih santai, sehingga tidak tergopoh-gopoh yang menyebabkan berkeringat dan gugup saat melakukan wawancara.


Siapkan Jawaban Atas Pertanyaan Wawancara Kerja

Hal ini perlu anda lakukan, dengan anda melakukan persiapan ini, kepercayaan diri anda akan bertambah, sehingga tidak membuat anda khawatir lagi untuk tidak dapat menjawab pertanyaan dari interviewer.


Berpakaianlah yang Rapi dan Formal

Anda dapat berpakaian dengan kemampuan financial anda. Untuk pria pakailah pakaian kameja lengan panjang dengan warna cerah namun tidak norak atau mencolok. Hal ini memiliki penilaian psikologis oleh si pewancara. Normalnya pakaian yang dipakai untuk wawancara kerja adalah kemeja putih dan celana panjang warna hitam. Untuk wanita, pakailah pakaian yang menunjukkan anda seorang pekerja, dan jangan ber make-up terlalu tebal, bermake-up lah sewajarnya.


Awali dan akhiri wawancara dengan Sapaan dan Jabat Tangan

Ketuklah pintu sebelum anda masuk ke dalam ruangan si pewawancara, kemudian ulurkan tangan anda lebih awal untuk berjabat tangan sambil mengucapkan sapaan hangat. Hal ini dilakukan agar pewawancara memberi kesan positif bahwa anda adalah orang yang smart dan ramah serta percaya diri.

Hal yang terakhir yang harus anda lakukan adalah, setelah anda selesai diwawancarai ucapkan terima kasih dan jabat tangan dengan interviewer sembari memberikan senyuman ramah.

Demikian kiat-kiat menghadapi wawancara agar anda brhasil melewatinya dengan sukses. semoga tulisan kali ini bermanfaat untuk anda.